Postingan

20 Makanan Super yang Memperpanjang Umur | Manfaat Makanan dan Minuman

Gambar
20 Makanan Super yang Memperpanjang Umur Guru Besar Universitas Leeds (Inggris) Gary Williamson membuat daftar 20 makanan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan , dan merekomendasikan setiap orang untuk mengkonsumsinya secara teratur agar berumur panjang. Manfaat makanan tersebut terutama berasal dari kekuatan antioksidan mereka yang membantu mencegah kerusakan sel, memperlambat proses penuaan dan mencegah penyakit jantung dan kanker. Berikut adalah ke-20 makanan yang direkomendasikan dan senyawa antioksidan yang dimiliki: Apel: polifenol Blackberry: anthocyanin Teh Hitam: theaflavin Blueberry: anthocyanin Brokoli: polifenol Sereal: serat dan asam fenolat Cherry: anthocyanin Cherry tomat: quercatin Kopi: asam fenolik Cranberry: procyanadin Cokelat hitam: epikatekin Teh Hijau: polifenol Jeruk: hesperedin Persik: epikatekin dan asam fenolik Plum: epikatekin dan asam fenolik Raspberry: anthocyanin Anggur merah: anthocyanin dan asam fenolat Bawang merah: que...

jagung

Vemale.com - Popularitas jagung sebagai sumber makanan hampir sama dengan kentang. Namun sama halnya  kentang, sebagai sumber karbohidrat jagung belum sepenuhnya dipilih sebagai pengganti nasi.  Jagung lebih banyak dikonsumsi sebagai makanan selingan dalam bentuk berbagai jenis makanan. Rasa manis jagung berasal dari fruktosa, sejenis gula buah yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes sekalipun. Fruktosa merupakan gula kompleks yang tidak langsung dicerna tapi harus diolah lebih dahulu menjadi gula sederhana.  Sebelum fruktosa tercerna, biasanya sudah terbuang bersama urin, sehingga tidak terserap tubuh. Pigmen warna jagung juga memiliki manfaat bagi kesehatan mata dan pelindung paru-paru. Kadar GI jagung  sendiri termasuk rendah antara 55-60.  Selain kaya kalori, jagung juga kaya antioksidan dan sumber vitamin B, serat dan mineral.  Dalam 100 gram jagung mengandung kalori 255 kkal, protein 9.2 gram, lemak 3.9 gram, karbohidrat 73.7 gr...

kentang

Vemale.com - Bahan makanan ini tentu saja cukup populer dibanding beberapa  tanaman di atas. Kentang memang sudah sering dikonsumsi sebagai bahan makanan namun belum sepenuhnya difungsikan sebagai pengganti nasi. Bahkan banyak yang mengkonsumsinya justru dengan cara yang kurang sehat, seperti digoreng. Proses penggorengan membuat kentang mengandung lemak, apalagi jika ditambah garam bisa memicu kegemukan dan hipertensi. Cara mengolah yang salah dapat membuat kandungan gizi kentang menjadi tidak optimal bahkan berbalik menjadi kolesterol jahat. Kandungan GI kentang juga cukup tinggi, sehingga perlu mengkonsumsinya dengan cara yang lebih sehat. Konsumsi kentang paling sehat adalah dengan cara direbus. Namun dibanding nasi, kentang lebih banyak variasi nutrisi dan serat dengan kalori yang lebih kecil. Kentang juga mengandung vitamin C yang cukup baik. Dalam 100 gram kentang mengandung Kalori 70 kkal, karbohidrat 15.9 gram, protein 1,89 gram, lemak 0.1 gram, kalsium 1...

sukun

Vemale.com - Tanaman ini termasuk dalam jenis buah-buahan, namun sangat  potensial untuk digunakan sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi.  Dibanding ubi jalar maupun kentang, sukun memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang lebih tinggi. Bahkan dibanding beras, kandungan karbohidrat sukun bisa dibilang setara, namun tingkat kalorinya lebih rendah sehingga cocok untuk diet. Selain bergizi tinggi, sukun  mengandung senyawa flavonoid yang baik untuk kesehatan jantung dan ginjal.  Sukun memiliki komposisi nutrisi yang lengkap dan merupakan bahan pangan dengan GI rendah sehingga dapat berperan membantu mengendalikan kadar gula darah pada tingkat yang aman. Dalam 100 gram sukun karbohidrat 27.12 gram, kalori 103 kkal, magnesium 17 miligram, lemak 0.2 gram, vitamin C 29 miligram, vitamin C 29 miligram, sodium 2 mg, kalsium 17 miligram, fosfor 30 miligram dan kalium 490 miligram. Saran dikonsumsi: direbus/dikukus.

ganyong

Vemale.com - Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, tanaman ini memang cukup asing. Bahkan beberapa orang menganggapnya sebagai tumbuhan liar. Padahal tanaman ini bisa menjadi bahan makanan pengganti nasi yang cukup sehat dengan kadar GI sedang yakni 65. Sumbangan terbesar dari ganyong adalah kandungan kalsium dan fosfor sehingga ganyong bisa digunakan untuk mengatasi masalah gizi buruk pada balita. Dalam 100 gram ganyong  mengandung Kalori 95 kkal, karbohidrat  22.60 gram, protein 1.07 gram, lemak 0.1 gram, air 75 gram, kalsium 21 gram,  fosfor 70 gram, zat besi 20 miligram, vitamin B1 0,1 miligram, dan vitamin C 10 miligram. Dengan rasanya yang manis dan bersifat sejuk ganyong juga memiliki banyak khasiat untuk mengatasi beberapa penyakit. Di antaranya pereda demam, peluruh kencing, penenang dan menurunkan tekanan darah. Saran konsumsi: Direbus/dikukus atau diolah menjadi tepung.

gembili

Gambar
HOME » RELATIONSHIP » KELUARGA ADVERTORIAL 8 Sumber Karbohidrat yang Lebih Sehat Dari Nasi Selasa, 23 Juli 2013 00:01 Gembili Pengganti Nasi + 51    INTRO 1 2 3 4 5 6 7 8   Vemale.com - Seperti halnya talas, gembili juga kurang populer bahkan sering terlupakan. Padahal dagingnya yang berwarna putih dengan tekstur mirip ubi rambat ini memiliki rasa yang lebih manis daripada ubi madu. Sumbangan terbesar dari gembili adalah kandungan inulin yang berfungsi membantu meningkatkan kerjas usus dalam membuang sisa makanan, produksi vitamin B dan meningkatkan penyerapan kalsium oleh tubuh. Dalam 100 gram gembili mengandung Kalori 95 kkal, protein 1.5 gram, lemak 0.1 gram, karbohidrat 2.4 gram, kalsium 14 miligram, fosfor 49 miligram, zat besi 1 miligram, Vitamin b1 0.05 miligram, dan vitamin C 4 miligram. Saran konsumsi: Dikukus atau direbus, gembili juga dapat diolah menjadi tepung sebagai bahan pengganti pembuatan ...

talas

Vemale.com - Meski kurang tenar, tanaman ini bisa menjadi sumber karbohidrat murah pengganti nasi yang kaya akan nutrisi dan rendah GI yakni 54. Kandungan terbesar dalam talas adalah karbohidrat dan protein. Komponen karbohidrat di dalam talas berupa pati yang kandungannya mencapai 77.9 % dan memiliki sifat yang mudah dicerna. Sementara kandungan protein talas lebih tinggi dibanding singkong dan ubi jalar. Kandungan serat dalam talas juga tinggi mencapai 5,3 gram atau 20,5% memenuhi kebutuhan serat sehari. Dalam 100 gram talas mengandung kalori 142 kkal, protein 1.9 gram, lemak 0.75 gram, Kalsium  28 miligram, Fosfor 61 miligram, zat besi 1 miligram, vitamin A 20 IU, vitamin B1 0.13 miligram dan vitamin C 2 miligram. Konsumsi talas dapat mencegah risiko gangguan jantung dan tekanan darah tinggi. Saran konsumsi: Talas rebus tanpa tambahan apapun bebas dari kolesterol.