kentang
Vemale.com - Bahan makanan ini tentu saja cukup populer
dibanding beberapa tanaman di atas. Kentang memang sudah sering
dikonsumsi sebagai bahan makanan namun belum sepenuhnya difungsikan
sebagai pengganti nasi. Bahkan banyak yang mengkonsumsinya justru dengan
cara yang kurang sehat, seperti digoreng. Proses penggorengan membuat
kentang mengandung lemak, apalagi jika ditambah garam bisa memicu
kegemukan dan hipertensi.
Cara mengolah yang salah dapat membuat kandungan gizi kentang menjadi tidak optimal bahkan berbalik menjadi kolesterol jahat. Kandungan GI kentang juga cukup tinggi, sehingga perlu mengkonsumsinya dengan cara yang lebih sehat. Konsumsi kentang paling sehat adalah dengan cara direbus.
Namun dibanding nasi, kentang lebih banyak variasi nutrisi dan serat dengan kalori yang lebih kecil. Kentang juga mengandung vitamin C yang cukup baik. Dalam 100 gram kentang mengandung Kalori 70 kkal, karbohidrat 15.9 gram, protein 1,89 gram, lemak 0.1 gram, kalsium 10 miligram, besi 0.73 miligram, vitamin K 2.9 mcg dan vitamin C 11.49 miligram.
Saran konsumsi: dikukus/direbus, dimasak dan dimakan beserta kulitnya akan member manfaat serat dan vitamin yang lebih tinggi.
Cara mengolah yang salah dapat membuat kandungan gizi kentang menjadi tidak optimal bahkan berbalik menjadi kolesterol jahat. Kandungan GI kentang juga cukup tinggi, sehingga perlu mengkonsumsinya dengan cara yang lebih sehat. Konsumsi kentang paling sehat adalah dengan cara direbus.
Namun dibanding nasi, kentang lebih banyak variasi nutrisi dan serat dengan kalori yang lebih kecil. Kentang juga mengandung vitamin C yang cukup baik. Dalam 100 gram kentang mengandung Kalori 70 kkal, karbohidrat 15.9 gram, protein 1,89 gram, lemak 0.1 gram, kalsium 10 miligram, besi 0.73 miligram, vitamin K 2.9 mcg dan vitamin C 11.49 miligram.
Saran konsumsi: dikukus/direbus, dimasak dan dimakan beserta kulitnya akan member manfaat serat dan vitamin yang lebih tinggi.
Komentar
Posting Komentar